MENGAPA GOLPUT SEBAIKNYA DI TOLAK?

Oleh:

DINA HIDAYANA, S.P., M.Sc.

CALEG DPR-RI PARTAI GOLKAR NOMOR URUT 4

Mengapa kita perlu menolak golput? Satu sisi memilih untuk tidak memilih adalah hak setiap orang yang tidak bisa diganggu gugat. Walau begitu hak untuk tidak memilih jika dilihat dari sudut pandang kepentingan yang lebih besar diyakini cenderung membawa banyak kemudharatan.

Pertama, memilih bukan hanya soal hak tapi juga soal kewajiban. Memberi pilihan dalam pemilu karenanya adalah melaksanakan kewajiban sebagai warga negara dan anggota masyarakat. Kewajiban dalam hal ini jangan dilihat sebagai beban, tapi soal kebajikan dalam kehidupan bersama. Maksudnya, dalam kehidupan bersama yang baik, setiap anggota yang terlibat di dalamnya seharusnya memberi kontribusi. Keterlibatan seperti dalam memberi suara adalah kontribusi yang sebaiknya ditunaikan setiap anggota masyarakat.

Kedua, partisipasi dalam pemilu pada dasarnya adalah aktivitas menjatuhkan pilihan politik. Dengan memilih, setiap anggota masyarakat dan warga negara secara sadar mengambil sikap politik tertentu dan berpihak pada arah kebijakan yang spesifik. Jika tidak memilih seseorang bukan saja tidak mengambil sikap politik dan tidak mendorong suatu kebijakan, tapi yang terpenting membiarkan dan merelakan sikap politik dan pilihan kebijakan orang lain berlaku pada dirinya. Seperti yang sering diungkapkan, menolak berpolitik sama artinya dengan membiarkan diri dipolitisir.

Ketiga, memilih dalam banyak hal adalah proses sederhana seseorang terlibat langsung dalam upaya menentukan nasib sendiri setidaknya untuk masa lima tahun. Tidak memilih bisa dilihat sebagai keputusan menyerahkan nasib kita pada orang lain. Tindakan ini bukan saja sebuah sikap yang kurang bisa dipertanggungjawabkan, tapi juga dengan mendatangi bilik suara setidaknya terdapat dua hal penting yang bisa dilakukan. Pertama, memilih adalah saat seseorang bisa mendukung secara nyata calon pemimpin yang TERBAIK. Kedua, jika tidak terdapat calon yang baik, memilih paling kurang bisa dilakukan untuk mencegah terpilihnya calon pemimpin yang paling buruk.

Sudah tentu ikut memilih bukan satu-satunya bentuk partisipasi. Tapi karena pemilu adalah peristiwa penting yang menentukan pemimpin-pemimpin yang akan menjalankan kemudi negara, memberikan suara adalah tindakan krusial yang tidak boleh diabaikan. Dengan memilih (memberikan suara dalam Pemilu),Anda bukan saja menentukan masa depan Indonesia tapi juga nasib Anda sendiri.

www.dinahidayana.com

Posko Kertonatan Kartasuro SKH

Leave a Reply