Parpol, Pemerintah, dan Demokrasi

Oleh Dina Hidayana Partai politik (parpol) tak terelakkan merupakan elemen penting dalam demokrasi. Lembaga ini menjalankan beberapa fungsi mendasar yang memungkinkan kedaulatan rakyat bisa terwujud. Fungsi-fungsi tersebut di antaranya agregasi dan artikulasi kepentingan, rekrutmen politik, pembuatan kebijakan dan fungsi kontrol dan pengawasan. Tapi, peran kunci ini sangat tergantung pada bagaimana parpol diperlakukan dalam suatu negara. Jika ruang gerak parpol dibatasi dan diatur; atau keberadaan parpol secara sistematis dan terus-menerus digambarkan…

Continue reading »

KONTROVERSI REGULASI TEMBAKAU

(Oleh: Dina Hidayana)* (telah dimuat di Harian Umum SOLOPOS, tanggal 1 Juni 2015) Hampir 30 tahun, setiap tanggal 31 Mei- negara-negara yang tergabung sebagai anggota organisasi World Health Organization (WHO)- termasuk Indonesia, memperingati HARI TANPA TEMBAKAU SEDUNIA. Namun tampaknya, Indonesia belum beranjak jauh dari substansi perdebatan terkait kontroversi pemanfaatan salah satu komoditi unggulan tersebut. Para Legislator DPR-RI periode 2014-2019 pun tak mau tinggal diam, RUU Pertembakauan telah dikumandangkan sebagai Program…

Continue reading »

PEMIMPIN dan KRITIK

(Oleh: Dina Hidayana) Pemimpin dan kritik memiliki hubungan yang erat. Seringkali kualitas seorang pemimpin sangat ditentukan oleh sikap dan cara pemimpin yang bersangkutan menghadapi dan memperlakukan kritik. Seorang pemimpin yang baik dalam hal ini bukan dilihat dari sederet gelar akademik mentereng, juga bukan dari gaya dan perilaku politik yang ‘merakyat’. Pemimpin yang baik adalah jenis yang bisa dikritik, tidak mudah memperlakukannya sebagai serangan pribadi dan selalu memperhatikan substansi kritik, serta…

Continue reading »

Materi Wawancara Majalah

1) Apa yang melatarbelakangi anda terjun ke dalam dunia politik ? Indonesia adalah negara besar yang masih berada dalam proses panjang keluar dari berbagai masalah yang melilitnya. Kemiskinan, kesenjangan sosial, kerusakan lingkungan, kekerasan, korupsi, lemahnya sistem hukum, ketidak becusan birokrasi, buruknya kinerja wakil rakyat, kepemimpinan politik yang hanya memperkaya diri pribadi adalah segelintir dari sejumlah masalah yang membuat negara besar ini bisa turun kelas menjadi negara biasa-biasa saja. Tapi yang…

Continue reading »

Wakil Rakyat – Sebuah Keharusan Dan Harapan

(PENTING dibaca SEBELUM ke TPS) Pemilu bukan kontes kecantikan atau adukegantengan; juga bukan ajang menghambur-hamburkan uang dan membeli suara; dan sejatinya bukan pula arena jegal menjegal dengan menghalalkan segala cara. Pemilu adalah peristiwa serius,  sebuah proses memilih dan menyeleksi wakil-wakil rakyat dan atau pemimpin; yang akan mengabdi dan bekerja untuk membela dan memperjuangkan kepentingan dan preferensi konstituennya; dan siap mempertanggungjawabkan semua kinerjanya di hadapan para pemilihnya. Pemilu merupakan bagian penting dan…

Continue reading »

Pemimpin Tak Sekedar Harus Jujur

(Tulisan “Pemimpin Tak Sekedar Harus Jujur” oleh Dina Hidayana, S.P., M.Sc. pertama kali tayang di GATRANEWS) Pemilu adalah mekanisme sederhana dalam demokrasi yang ditujukan untuk memilih dan menyeleksi wakil rakyat yang akan duduk di parlemen. Mekanisme seleksi ini diperlukan sebab dalam masyarakat modern yang kompleks, model demokrasi langsung yang memungkinkan setiap anggota masyarakat terlibat tanpa perantara dalam proses membuat kebijakan bersama, tidak mungkin dilakukan. Wakil rakyat tidak lain dari para…

Continue reading »

Transformasi Virus Politik Uang

(Tulisan “Transformasi Virus Politik Uang” oleh Dina Hidayana, S.P., M.Sc. pertama kali tayang di SOLOPOS.COM) Seberapa pun kecilnya, menggunakan uang (tunai maupun berupa sumbangan barang tertentu dan lain-lain) yang dimaksudkan untuk memengaruhi orang-orang tertentu menjatuhkan pilihan atau sekadar bersedia mendatangi tempat pemungutan suara (TPS), baik dilakukan sebelum atau sesudah pemilihan umum (pemilu), sudah terhitung politik uang (money politic). Jika politik uang seperti yang diatur undang-undang (UU) adalah bentuk pelanggaran dan…

Continue reading »

Distrust dan Politik Biaya Tinggi

Oleh: Dina Hidayana, S.P., M.Sc.*) Pengurus Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar Pemilu Legislatif 2014 tinggal menghitung hari, pertarungan para kandidat peserta Pemilu semakin seru. Di tengah kepercayaan masyarakat yang semakin rendah menyangkut para politisi, fakta di lapangan, masih saja keberhasilan kandidat diidentikan dengan jumlah uang/modal finansial yang dimilikinya, akankah kondisi ini terus dibiarkan? Sudah menjadi rahasia umum, bahwa seorang kandidat yang akan bertarung dalam pemilu legislatif—apalagi pemilu presiden—perlu memiliki uang…

Continue reading »

MENGAPA GOLPUT SEBAIKNYA DI TOLAK?

Oleh: DINA HIDAYANA, S.P., M.Sc. CALEG DPR-RI PARTAI GOLKAR NOMOR URUT 4 Mengapa kita perlu menolak golput? Satu sisi memilih untuk tidak memilih adalah hak setiap orang yang tidak bisa diganggu gugat. Walau begitu hak untuk tidak memilih jika dilihat dari sudut pandang kepentingan yang lebih besar diyakini cenderung membawa banyak kemudharatan. Pertama, memilih bukan hanya soal hak tapi juga soal kewajiban. Memberi pilihan dalam pemilu karenanya adalah melaksanakan kewajiban…

Continue reading »

Politisi Perempuan: Masih Layakkah Dipilih?

(Tulisan ini dimuat di Gatra.com) Vonis 12 tahun penjara Angelina Sondakh menambah daftar politisi perempuan di DPR yang terjerat kasus korupsi. Seberapa jauh keterkaitan skandal korupsi yang menimpa dirinya dengan kepentingan partainya secara resmi telah ditolak oleh Ketua Umum Partai Demokrat. Sementara perkembangan lebih jauh kasus ini menarik dan penting untuk dicermati, yang juga perlu diperhatikan adalah fakta yang bersangkutan sebagai “politisi perempuan.” Fakta tersebut dengan mudahnya dapat memancing pertanyaan…

Continue reading »